RTX 5090 di Tahun 2026, Puncak Kekuatan yang Menjadi Barang Mewah

ilustrasi GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 di Terapkan di PC


Teknosarena - 
Berita mengenai NVIDIA GeForce RTX 5090 di awal tahun 2026 ini benar-benar sedang berada di titik didih. Bukan karena performanya yang buruk, justru sebaliknya: kartu grafis ini telah menjelma menjadi "monster" yang tak tertandingi, namun dengan drama harga dan pasokan yang membuat para rakit PC mengelus dada.

Mari kita bahas tuntas apa yang terjadi dengan sang raja GPU ini dalam artikel mendalam berikut.
Tepat setahun sejak peluncuran resminya pada Januari 2025, NVIDIA GeForce RTX 5090 tetap kokoh berdiri sendirian di puncak rantai makanan perangkat keras PC. Jika seri sebelumnya, RTX 4090, dianggap sebagai lompatan besar, maka RTX 5090 dengan arsitektur Blackwell adalah sebuah pernyataan dominasi mutlak dari NVIDIA. Namun, memasuki Januari 2026, berita utama bukan lagi soal "seberapa kencang" kartu ini, melainkan "seberapa mahal" dan "seberapa langka" ia di pasaran.

Spesifikasi yang Melampaui Akal Sehat, Mari kita ingatkan kembali apa yang ada di bawah kap mesin raksasa ini. RTX 5090 hadir dengan 21.760 CUDA Cores, sebuah angka yang fantastis jika dibandingkan dengan pendahulunya. Tapi yang paling mengubah permainan adalah penggunaan memori 32GB GDDR7.

Memori ini bukan sekadar lebih besar, tapi jauh lebih cepat dengan bandwidth mencapai 1,79 TB/s. Bagi mereka yang bekerja di bidang AI, render 3D, atau sekadar ingin bermain game di resolusi 8K native, VRAM sebesar ini adalah surga. Di awal 2026, kita melihat bagaimana game-game terbaru dengan teknologi Path Tracing penuh mulai benar-benar mengonsumsi memori di atas 20GB, membuat RTX 5090 menjadi satu-satunya kartu yang bisa menanganinya tanpa berkeringat.

DLSS 4: Sihir AI yang Semakin Menakutkan, Fitur paling dibicarakan di tahun 2026 adalah kematangan DLSS 4. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya menyisipkan satu frame, DLSS 4 memperkenalkan Multi Frame Generation (4X Mode). AI pada kartu ini mampu menghasilkan tiga frame buatan di antara setiap dua frame asli.

Hasilnya? Game seberat Cyberpunk 2077: Phantom Liberty atau judul-judul baru di tahun 2026 bisa berjalan di angka 240 FPS pada resolusi 4K dengan semua pengaturan mentok kanan. NVIDIA tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan kasar otot silikonnya, melainkan otak kecerdasan buatan yang semakin cerdas dalam merekonstruksi gambar tanpa kehilangan detail sedikit pun.

Drama Harga 2026: Dari Alat Kerja Menjadi Simbol Kekayaan, Inilah bagian yang paling pahit dari berita terbaru di Januari 2026. Meskipun harga peluncuran resminya berada di angka $1.999 (sekitar Rp32-40 juta), realita di pasar saat ini sangat jauh berbeda. Laporan terbaru menyebutkan bahwa harga RTX 5090 diprediksi bisa melonjak hingga 2,5 kali lipat, bahkan menyentuh angka $5.000 (sekitar Rp80 juta) di beberapa wilayah.

Penyebabnya adalah kombinasi "badai sempurna":

  1. Kelangkaan Memori GDDR7: Pasokan chip memori terbaru sangat terbatas karena permintaan yang gila-gilaan dari industri pusat data dan AI.
  2. Prioritas Produksi: NVIDIA dikabarkan mengurangi produksi kartu grafis konsumer hingga 40% demi memprioritaskan chip AI untuk perusahaan besar, yang tentu saja jauh lebih menguntungkan.
  3. Imbas Perang Dagang: Ketidakstabilan global dan tarif impor baru membuat biaya logistik dan manufaktur meroket.

Kebutuhan Daya yang "Haus" Listrik, Jangan lupakan soal konsumsi dayanya. Di awal 2026, para rakit PC mulai menyadari bahwa memiliki RTX 5090 berarti harus merombak total sistem kelistrikan PC mereka. Dengan TDP resmi 575W (yang bisa menyentuh 600W+ pada model kustom seperti ASUS ROG atau MSI Suprim), penggunaan Power Supply 1200W hingga 1600W dengan standar ATX 3.1 kini menjadi kewajiban. Konektor 12V-2x6 juga telah diperbarui untuk memastikan tidak ada lagi insiden kabel meleleh yang sempat viral di generasi sebelumnya.

Raja yang Sulit Digapai, RTX 5090 adalah sebuah keajaiban teknologi yang mungkin lahir di waktu yang sulit. Di satu sisi, ia menawarkan performa yang membuat kita seolah-olah sudah hidup di masa depan di mana batas antara dunia nyata dan digital semakin kabur berkat ray tracing yang sempurna. Di sisi lain, ia semakin menjauh dari jangkauan gamer rata-rata.

Tahun 2026 akan dikenang sebagai tahun di mana GPU kelas flagship berhenti menjadi sekadar hobi dan mulai menjadi investasi mewah. Jika Anda sudah memiliki kartu ini di dalam PC Anda sekarang, Anda memegang salah satu perangkat elektronik paling bertenaga (dan berharga) yang pernah ada di pasar konsumer. Bagi yang lain, mungkin tahun 2026 adalah saatnya melihat seri S26 atau konsol generasi baru yang lebih ramah di kantong.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak